Juz 10
Al-Anfaal 41 — At-Tawba 92
Juz 10 Al-Quran, yang diawali dengan kata "Wa'lamu" (Dan ketahuilah...), dimulai dari Surah Al-Anfal ayat 41 dan berakhir di Surah At-Taubah ayat 92. Juz ini mengakhiri evaluasi Perang Badar dengan aturan spesifik pembagian harta militer, lalu memasuki Surah At-Taubah yang sangat tegas mencabut perjanjian damai dengan kaum musyrikin Makkah serta membongkar habis-habisan karakter kaum Munafik saat Perang Tabuk.
Juz 10 ini terdiri dari 2 surah dan berjumlah sekitar 127 ayat yang dimulai dari urutan surah ke-8 sampai surah ke-9. Anda dapat membaca Juz 10 Al-Quran secara lengkap di bawah ini beserta terjemahan Indonesia dan audio murottal.
Surah ke-8 • 75 ayat • Madaniyah • Ayat 41-75 di Juz 10
Akhir Surah Al-Anfal menetapkan hukum Khumus (seperlima harta rampasan perang untuk Allah, Rasul, kerabat, yatim, miskin, musafir). Juga menegaskan pentingnya kekuatan militer untuk menggentarkan musuh (ayat 60), serta mengukuhkan ikatan persaudaraan (ukhuwah) abadi antara kaum Muhajirin dan Anshar.
Surah ke-9 • 129 ayat • Madaniyah • Ayat 1-92 di Juz 10
Satu-satunya surah tanpa Bismillah karena turun dalam nuansa perang dan pelepasan diri (Bara'ah) dari musyrikin. Membahas perintah meramaikan masjid, hukum jizyah (pajak perlindungan bagi non-muslim), dalil utama 8 golongan (Asnaf) penerima Zakat (ayat 60), serta keengganan kaum munafik mengikuti Perang Tabuk di musim panas.
Karena surah ini diawali dengan pernyataan "Bara'ah" (pemutusan hubungan/perjanjian) dan ancaman perang terhadap kaum musyrikin yang berkhianat. Bismillah mengandung makna kasih sayang yang tidak sesuai dengan konteks kemurkaan di awal surah ini.
Dalil utama pembagian zakat terdapat di Juz 10, tepatnya pada Surah At-Taubah ayat 60.
Juz 10 berakhir di Surah At-Taubah ayat 92, yang menceritakan kesedihan para sahabat miskin yang menangis karena tidak memiliki kendaraan untuk ikut berjihad.
Baca surah-surah yang termasuk dalam Juz 10 secara lengkap:
Klik nomor juz di atas untuk membaca Al-Quran per juz