Juz 9
Al-A'raaf 88 — Al-Anfaal 40
Juz 9 Al-Quran, yang diawali dengan kalimat "Qalal Mala'u" (Pemuka-pemuka kaum berkata...), dimulai dari Surah Al-A'raf ayat 88 dan berakhir di Surah Al-Anfal ayat 40. Juz ini merupakan transisi besar, dimulai dari kelanjutan kisah para nabi terdahulu (terutama epik Nabi Musa a.s. dan Fir'aun) di Makkah, menuju hukum-hukum tata negara, militer, dan rampasan perang (Surah Al-Anfal) yang diturunkan di Madinah.
Juz 9 ini terdiri dari 2 surah dan berjumlah sekitar 159 ayat yang dimulai dari urutan surah ke-7 sampai surah ke-8. Anda dapat membaca Juz 9 Al-Quran secara lengkap di bawah ini beserta terjemahan Indonesia dan audio murottal.
Surah ke-7 • 206 ayat • Makkiyah • Ayat 88-206 di Juz 9
Lanjutan surah ini dibuka dengan kisah Nabi Syu'aib. Fokus utamanya adalah kisah panjang Nabi Musa melawan Fir'aun, mukjizat tongkat, taubatnya para penyihir, penyeberangan laut, dan penyembahan patung anak sapi (Samiri). Di sini juga terdapat ayat Perjanjian Alam Roh (ayat 172) dan ditutup dengan "Ayat Sajdah" pertama dalam Al-Quran (ayat 206) yang disunnahkan sujud tilawah saat membacanya.
Surah ke-8 • 75 ayat • Madaniyah • Ayat 1-40 di Juz 9
Surah Al-Anfal turun pasca kemenangan besar Perang Badar. Menjelaskan kriteria mukmin sejati yang bergetar hatinya saat disebut nama Allah (ayat 2), hukum pembagian ghanimah (rampasan perang), intervensi ribuan malaikat yang membantu umat Islam di medan Badar, serta evaluasi agar umat tidak berselisih mengenai harta.
Juz 9 berakhir di Surah Al-Anfal ayat 40. Paruh kedua Al-Anfal akan dilanjutkan di Juz 10.
Surah Al-Anfal turun berkaitan langsung dengan Perang Badar, yaitu perang besar pertama umat Islam, untuk mengatur hukum pembagian harta rampasan perang (Ghanimah) dan evaluasi strategi.
Ayat sajdah (ayat yang disunnahkan untuk sujud tilawah ketika dibaca/didengar) pertama berada di penutup Surah Al-A'raf, yaitu ayat 206.
Baca surah-surah yang termasuk dalam Juz 9 secara lengkap:
Klik nomor juz di atas untuk membaca Al-Quran per juz