Juz 27
Adh-Dhaariyat 31 — Al-Hadid 29
Juz 27 Al-Quran, yang diawali dengan kalimat "Qala Fama Khathbukum" (Ibrahim berkata: Apakah urusanmu...), dimulai dari Surah Adz-Dzariyat ayat 31 dan berakhir di Surah Al-Hadid ayat 29. Juz ini sangat populer karena menghimpun surah-surah ikonik favorit umat Islam, seperti Surah Ar-Rahman (Pengantin Al-Quran) dan Surah Al-Waqi'ah yang identik dengan pintu rezeki dan gambaran detail Hari Kiamat.
Juz 27 ini terdiri dari 7 surah dan berjumlah sekitar 399 ayat yang dimulai dari urutan surah ke-51 sampai surah ke-57. Anda dapat membaca Juz 27 Al-Quran secara lengkap di bawah ini beserta terjemahan Indonesia dan audio murottal.
Surah ke-51 • 60 ayat • Makkiyah • Ayat 31-60 di Juz 27
Akhir surah ini menceritakan azab kaum Luth, Fir'aun, kaum 'Ad, dan Tsamud. Ditutup dengan ayat paling mendasar dalam Islam tentang tujuan keberadaan manusia: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi/beribadah kepada-Ku" (Ayat 56).
Surah ke-52 • 49 ayat • Makkiyah • Ayat 1-49 di Juz 27
Allah bersumpah demi Bukit Thur (tempat Musa menerima wahyu). Surah ini merinci kenikmatan surga, di mana Allah menjanjikan bahwa orang-orang beriman akan dikumpulkan kembali di surga bersama anak cucu mereka yang mengikuti jejak keimanan tersebut (Ayat 21).
Surah ke-53 • 62 ayat • Makkiyah • Ayat 1-62 di Juz 27
Mengonfirmasi kebenaran peristiwa Isra Mi'raj, saat Nabi melihat wujud asli Malaikat Jibril di Sidratul Muntaha. Membantah penyembahan berhala Latta, Uzza, dan Manat. Menegaskan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya (Ayat 39). Diakhiri dengan Ayat Sajdah.
Surah ke-54 • 55 ayat • Makkiyah • Ayat 1-55 di Juz 27
Diturunkan sebagai respons atas mukjizat terbelahnya bulan ("Iqtarabatis sa'atu wansyaqqal qamar"). Memiliki ciri khas pengulangan ayat peringatan sebanyak 4 kali: "Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?"
Surah ke-55 • 78 ayat • Madaniyah • Ayat 1-78 di Juz 27
Digelar sebagai "Arusul Quran" (Pengantin Al-Quran) karena keindahan sastranya. Ditujukan secara khusus kepada dua golongan (Jin dan Manusia) dengan pengulangan ayat "Fabiayyi ala i rabbikuma tukadzdziban" (Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?) sebanyak 31 kali.
Surah ke-56 • 96 ayat • Makkiyah • Ayat 1-96 di Juz 27
Membagi manusia di Hari Kiamat menjadi tiga golongan: As-Sabiqun (Golongan terdepan/terbaik), Ashabul Yamin (Golongan Kanan/masuk surga), dan Ashabul Syimal (Golongan Kiri/masuk neraka). Surah ini sering dibaca sebagai wasilah memohon kelancaran rezeki dari Allah.
Surah ke-57 • 29 ayat • Madaniyah • Ayat 1-29 di Juz 27
Memotivasi umat untuk menafkahkan hartanya. Terdapat fakta ilmiah menakjubkan pada ayat 25 bahwa besi "diturunkan" (diciptakan melalui ledakan supernova di luar angkasa dan dibawa ke bumi melalui meteor). Surah ini juga mengibaratkan kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau belaka.
Ayat tujuan penciptaan ini ada di awal Juz 27, yaitu Surah Adz-Dzariyat ayat 56.
Kalimat yang berarti "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" ini diulang sebanyak 31 kali di dalam Surah Ar-Rahman.
Peristiwa tersebut diabadikan di ayat pertama Surah Al-Qamar.
Baca surah-surah yang termasuk dalam Juz 27 secara lengkap:
Klik nomor juz di atas untuk membaca Al-Quran per juz