Juz 29
Al-Mulk 1 — Al-Mursalaat 50
Juz 29 Al-Quran, yang sering disebut Juz "Tabarak" (Maha Suci Allah...), dimulai dari Surah Al-Mulk ayat 1 dan berakhir di Surah Al-Mursalat ayat 50. Juz ini berisi 11 surah Makkiyah (kecuali Al-Insan menurut sebagian ulama). Karakteristik utamanya adalah gaya bahasa yang tegas, ritme yang cepat, dan fokus utama pada bukti-bukti penciptaan alam, kepastian kiamat, dan ancaman bagi para pendusta.
Juz 29 ini terdiri dari 11 surah dan berjumlah sekitar 431 ayat yang dimulai dari urutan surah ke-67 sampai surah ke-77. Anda dapat membaca Juz 29 Al-Quran secara lengkap di bawah ini beserta terjemahan Indonesia dan audio murottal.
Surah ke-67 • 30 ayat • Makkiyah • Ayat 1-30 di Juz 29
Surah pembuka juz 29 yang dijuluki "Al-Mani'ah" (Pencegah dari siksa kubur) jika dibaca setiap malam. Mengajak manusia meneliti kesempurnaan ciptaan Allah di langit tanpa cacat sedikitpun. Menantang akal manusia tentang burung yang terbang, dan air yang meresap ke dalam bumi.
Surah ke-68 • 52 ayat • Makkiyah • Ayat 1-52 di Juz 29
Diawali dengan huruf "Nun". Membela Rasulullah dari tuduhan gila, dan memujinya memiliki akhlak yang sangat agung (ayat 4). Menceritakan kisah Ashabul Jannah (para pemilik kebun pelit yang kebunnya dihanguskan karena tidak mau bersedekah), serta menyinggung kisah Nabi Yunus (Dzun Nun).
Surah ke-69 • 52 ayat • Makkiyah • Ayat 1-52 di Juz 29
Mengisahkan kedahsyatan tiupan sangkakala pertama, di mana langit terbelah dan malaikat memikul 'Arsy (ayat 17). Merinci kebahagiaan orang yang menerima buku catatan amal dari tangan kanannya, dan jerit penyesalan orang yang menerimanya dari tangan kirinya.
Surah ke-70 • 44 ayat • Makkiyah • Ayat 1-44 di Juz 29
Menjelaskan sifat dasar psikologis manusia yang keluh kesah saat ditimpa musibah dan kikir saat mendapat kebaikan (ayat 19-21), kecuali mereka yang mendirikan shalat. Menggambarkan azab kiamat yang setara dengan 50.000 tahun.
Surah ke-71 • 28 ayat • Makkiyah • Ayat 1-28 di Juz 29
Bercerita utuh tentang kesabaran epik dakwah Nabi Nuh a.s. selama 950 tahun (baik siang maupun malam). Menjelaskan keutamaan Istighfar yang dapat mendatangkan hujan berkah, harta, dan anak (ayat 10-12). Ditutup dengan doa kebinasaan atas kaumnya.
Surah ke-72 • 28 ayat • Makkiyah • Ayat 1-28 di Juz 29
Menceritakan takjubnya sekelompok Jin saat mencuri dengar bacaan Al-Quran Nabi Muhammad, lalu mereka beriman. Menjelaskan bahwa sejak Al-Quran turun, langit dijaga ketat oleh panah api (meteor) sehingga Jin tak bisa lagi mencuri berita langit.
Surah ke-73 • 20 ayat • Makkiyah • Ayat 1-20 di Juz 29
Perintah langsung kepada Rasulullah (yang sedang berselimut ketakutan saat awal wahyu) untuk bangun melaksanakan Shalat Malam (Tahajud) setengah malam atau lebih, dan membaca Al-Quran secara Tartil untuk mempersiapkan mental menerima wahyu yang berat.
Surah ke-74 • 56 ayat • Makkiyah • Ayat 1-56 di Juz 29
Ayat kedua (Kum fa andzir/Bangun dan berilah peringatan) adalah awal peresmian tugas "Risalah" bagi Nabi Muhammad. Menyebutkan bahwa penjaga Neraka Saqar berjumlah 19 malaikat, dan mengancam tokoh musyrik Walid bin Mughirah yang mengejek Al-Quran sebagai sihir.
Surah ke-75 • 40 ayat • Makkiyah • Ayat 1-40 di Juz 29
Bantahan keras terhadap kaum kafir yang ragu tulang-belulang bisa disatukan lagi (bahkan Allah mampu menyusun kembali sidik jari mereka). Terdapat ayat teguran saat Nabi Muhammad terburu-buru menirukan bacaan Jibril (ayat 16).
Surah ke-76 • 31 ayat • Madaniyah • Ayat 1-31 di Juz 29
Sering disebut Surah Ad-Dahr. Membahas awal mula penciptaan manusia dari air mani yang bercampur, lalu diberi pilihan jalan syukur atau kufur. Memberikan gambaran sangat detail tentang pakaian sutra surga dan minuman yang dicampur jahe (Zanjabil).
Surah ke-77 • 50 ayat • Makkiyah • Ayat 1-50 di Juz 29
Surah penutup Juz 29 ini memiliki ciri khas berupa pengulangan kalimat ancaman yang sangat mengerikan sebanyak 10 kali: "Wailun yauma'idzin lil mukadz-dzibin" (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan).
Rasulullah SAW bersabda bahwa Surah Al-Mulk (yang berjumlah 30 ayat) akan memohonkan ampunan bagi pembacanya, dan menjadi pelindung atau pencegah (Al-Mani'ah) dari siksa kubur.
Itu adalah inti dari dakwah Nabi Nuh yang direkam dalam Surah Nuh ayat 10-12 di Juz 29.
Kalimat "Wailun yauma'idzin lil mukadz-dzibin" (Celakalah pada hari itu bagi para pendusta!) yang diulang di sepanjang Surah Al-Mursalat.
Baca surah-surah yang termasuk dalam Juz 29 secara lengkap:
Klik nomor juz di atas untuk membaca Al-Quran per juz