Juz 18
Al-Muminoon 1 — Al-Furqaan 20
Juz 18 Al-Quran, yang diawali dengan kalimat "Qad Aflaha" (Sungguh beruntung...), dimulai dari Surah Al-Mu'minun ayat 1 dan berakhir di Surah Al-Furqan ayat 20. Juz ini menampilkan transisi luar biasa; diawali dengan penjabaran spiritual tentang karakter mukmin sejati di Surah Al-Mu'minun, lalu dilanjutkan dengan ketegasan hukum pidana sosial dan etika pergaulan dalam Surah An-Nur.
Juz 18 ini terdiri dari 3 surah dan berjumlah sekitar 202 ayat yang dimulai dari urutan surah ke-23 sampai surah ke-25. Anda dapat membaca Juz 18 Al-Quran secara lengkap di bawah ini beserta terjemahan Indonesia dan audio murottal.
Surah ke-23 • 118 ayat • Makkiyah • Ayat 1-118 di Juz 18
Surah ini dibuka dengan 7 sifat orang beriman yang dijamin masuk Surga Firdaus (khusyuk shalat, menjauhi hal sia-sia, menunaikan zakat, menjaga kemaluan, dsb). Memuat penjelasan ilmiah tentang tahapan perkembangan janin manusia (Nuthfah, 'Alaqah, Mudhghah) pada ayat 12-14, serta kelanjutan kisah-kisah kaum terdahulu.
Surah ke-24 • 64 ayat • Madaniyah • Ayat 1-64 di Juz 18
Sangat padat dengan hukum kemasyarakatan. Memuat hukuman cambuk bagi pezina dan penuduh zina (Qadzaf), bantahan Allah atas fitnah keji terhadap Aisyah r.a. (Peristiwa Ifk), perintah menundukkan pandangan (Ghadhul Basar), kewajiban menutup aurat/hijab bagi wanita (ayat 31), dan perumpamaan indah tentang Cahaya Allah (Ayat 35).
Surah ke-25 • 77 ayat • Makkiyah • Ayat 1-20 di Juz 18
Dua puluh ayat pertama Surah Al-Furqan di juz ini membahas tentang keagungan Al-Quran sebagai pembeda (hak dan batil). Menyoroti juga ejekan dan penolakan kaum musyrik yang menuntut agar Rasulullah didampingi malaikat atau memiliki harta karun.
Aturan rinci mengenai batasan aurat wanita dan perintah menjulurkan kerudung hingga menutupi dada terdapat di Juz 18, tepatnya Surah An-Nur ayat 31.
Itu adalah peristiwa fitnah keji dari kaum munafik yang menuduh istri Rasulullah, Aisyah r.a., berselingkuh. Allah menurunkan belasan ayat di Surah An-Nur untuk membersihkan nama Aisyah secara abadi.
Di ayat 12-14, Allah merinci tahapannya: Saripati tanah -> Nuthfah (sperma) -> 'Alaqah (segumpal darah) -> Mudhghah (segumpal daging) -> 'Izham (tulang belulang) -> dibungkus daging -> ditiupkan ruh.
Baca surah-surah yang termasuk dalam Juz 18 secara lengkap:
Klik nomor juz di atas untuk membaca Al-Quran per juz